Satu Titik Tujuan

Posted on September 21, 2013 Under Thoughts

Cobalah untuk sedikit bersabar. Luangkan sedikit waktu dalam diam. Berpikir tentang diri sendiri. Berpikir mengenai hidup seperti apa yang ingin dijalani kedepan. Berpikir impian apa yang ingin dicapai. Berpikir masa tua seperti apa yang ingin dijalani.

Ketika proses mengenali diri sendiri telah selesai, kita mulai sadar, kita tidak lagi mencari pendamping seperti apa yang kita inginkan, melainkan seperti apa yang sebenarnya kita butuhkan. Paras yang menawan, latar belakang keluarga dan pendidikan, bukan lagi menjadi pertimbangan bahkan persoalan.

Ketika kita telah mengenal diri sendiri serta kebutuhan kita, pendamping itu  akan datang seiring perjalanannya. Perjalanannya menuju impiannya terutama. Karena orang-orang yang memiliki impian yang sama akan bertemu pada jalan yang sama suatu ketika. Pertemuan itulah yang menjadi hal yang tak terduga.

Maka, tetap genggamlah impianmu, berjalanlah terus ke arahnya. Bukalah mata hatimu, maka kamu akan mendapati orang-orang yang memiliki impian sama denganmu, sedang berjalan. Dan akan bertemu pada satu titik, sehingga kalian akan berjalan bersama untuk satu impian yang sama.

Jadikanlah impianmu sebagai pemicu pertemuan, bukan keinginanmu untuk mencari teman perjalanan dari awal. Biarkan mengalir, karena pada akhirnya satu titik yang akan menjadi tujuan.